Monday, September 27, 2010
Di hari dia lahir
Dag dig dug
Ketika gema itu hadir memanggil kalbu
Sesuatu yang besar telah menunggu
Semua mengira bahwa ini saatnya hanya untuk ayah dan ibu
Bersiap menjadi seorang yang baru
Dengan sebuah alasan ia dikirim ke dunia
Bukan untuk ayah ibunya semata
Tertulis di garis tangan dan segera mengisi pundaknya
Siap menjadi perubah dunia
Semoga kamu jadi anak yang berbakti dan bikin bangga
Untuk kedua orang tua dan bangsa
Owen Raditya Pahlevi
Ketika gema itu hadir memanggil kalbu
Sesuatu yang besar telah menunggu
Semua mengira bahwa ini saatnya hanya untuk ayah dan ibu
Bersiap menjadi seorang yang baru
Dengan sebuah alasan ia dikirim ke dunia
Bukan untuk ayah ibunya semata
Tertulis di garis tangan dan segera mengisi pundaknya
Siap menjadi perubah dunia
Semoga kamu jadi anak yang berbakti dan bikin bangga
Untuk kedua orang tua dan bangsa
Owen Raditya Pahlevi
Tuesday, September 14, 2010
Hari Pertama Masuk Kerja
Rabu, 15 September 2010
Hari pertama masuk kerja setelah kita libur seminggu.
Berangkat dari rumah pukul 08:30
Masih aja terasa terburu-buru.
Naik angkot yang ngetem melulu.
Harusnya bisa sampai hanya dengan 7 lagu.
Sampai kantor akhirnya pukul 09:30
Telat lagi, telat lagi... huhhh!!
Hari pertama masuk kerja setelah kita libur seminggu.
Berangkat dari rumah pukul 08:30
Masih aja terasa terburu-buru.
Naik angkot yang ngetem melulu.
Harusnya bisa sampai hanya dengan 7 lagu.
Sampai kantor akhirnya pukul 09:30
Telat lagi, telat lagi... huhhh!!
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Tuesday, September 7, 2010
Have a wonderful holiday, win
Eh..Mac, loe berani kan gw tinggal sendiri? Seminggu lebih loe gak bakal gue sentuh. Mungkin loe akan kangen tapi gue masih ada Mac yg lain. MacTattoo yang bakal gantiin loe. Selamat Idul Fitri ya. Mohon maac lahir mactin... Sampai ketemu Minggu depan, gue mau liburan dulu. Loe tidur aja ya Mac.. Sampai ketemu.Monday, September 6, 2010
Sabar
"Cukup! Sabar ada batasnya. Kalau mau sabar terus kapan berhasilnya?"
Apa pernah terlintas di kepala untuk terus bersabar?
Berhenti sebelum semua ujian selesai?
Sudah sesabar apa?

Sabar tak ada batasnya.
Sabar menjalani cobaan dan ujian.
Sabar menghadapi semua hal dengan berusaha.
Berusaha sampai semuanya dicapai dan selalu bahagia untuk disyukuri.
Apa pernah terlintas di kepala untuk terus bersabar?
Berhenti sebelum semua ujian selesai?
Sudah sesabar apa?

Sabar tak ada batasnya.
Sabar menjalani cobaan dan ujian.
Sabar menghadapi semua hal dengan berusaha.
Berusaha sampai semuanya dicapai dan selalu bahagia untuk disyukuri.
Cerah dan Fitri
Hai, selamat pagi
Senangnya melihatmu kembali ceria
Sepertinya kamu lupa kalau ini September ya?
Kutunggu kamu yang sama saat lebaran nanti..
Cerah di hari yang fitri.
Senangnya melihatmu kembali ceria
Sepertinya kamu lupa kalau ini September ya?
Kutunggu kamu yang sama saat lebaran nanti..
Cerah di hari yang fitri.
Magic Bali Week 2010
Pusing
Tak punya teman
Tak punya lawan
Tak punya kerjaan
Tak punya uang
Tak punya makanan
Tak punya minuman
Tak punya sepatu
Tak punya sandal
Tak punya baju
Tak punya celana
Tak punya sehat
Tak punya obat
Tapi aku tak pusing
Aku masih punya kamu.



Tak punya teman
Tak punya lawan
Tak punya kerjaan
Tak punya uang
Tak punya makanan
Tak punya minuman
Tak punya sepatu
Tak punya sandal
Tak punya baju
Tak punya celana
Tak punya sehat
Tak punya obat
Tapi aku tak pusing
Aku masih punya kamu.



Keluar biar Senang
Keluar apa yang paling ditunggu-tunggu?
Keluar main.
Keluar apa yang paling ramai?
Keluarga besar lagi kumpul.
Keluar apa yang paling lama?
Keluar penjara seumur hidup.
Keluar apa yang paling membosankan?
Keluar masuk.
Keluar apa yang paling gak enak?
Keluar cepat.
Keluar apa yang paling enak?
Keluar bareng.
Keluar main.
Keluar apa yang paling ramai?
Keluarga besar lagi kumpul.
Keluar apa yang paling lama?
Keluar penjara seumur hidup.
Keluar apa yang paling membosankan?
Keluar masuk.
Keluar apa yang paling gak enak?
Keluar cepat.
Keluar apa yang paling enak?
Keluar bareng.
Sunday, September 5, 2010
Bukber bersama teman SMP
Dede: "Win, lo datang ke buka puasa bersama teman SMP?"
Ewin: "Dateng dong.."
Dede: "Lo sama keluarga gak?"
Ewin: "Gak kayaknya. Kenapa?"
Dede: "Kalau gue ajak istri... Gak apa kali ya?"
Ewin: "Istri lo kan temen SMP kita."
Dede: "Oiya.."
Ewin: "Dateng dong.."
Dede: "Lo sama keluarga gak?"
Ewin: "Gak kayaknya. Kenapa?"
Dede: "Kalau gue ajak istri... Gak apa kali ya?"
Ewin: "Istri lo kan temen SMP kita."
Dede: "Oiya.."
Senyum
"Mana senyum hangatmu yg biasanya menyapaku?"
"Aku tak melihatnya dari kemarin," Tanyaku pada sang Mentari.
"Kusimpan sejenak..."
"Karena aku ingin kali ini kau yang menyapaku dengan senyummu di pagi yang kelabu ini," Jawab sang Mentari.
"Aku tak melihatnya dari kemarin," Tanyaku pada sang Mentari.
"Kusimpan sejenak..."
"Karena aku ingin kali ini kau yang menyapaku dengan senyummu di pagi yang kelabu ini," Jawab sang Mentari.
Subscribe to:
Comments (Atom)








































.jpg)
